
SANGGAU – Aktivis Dayak yang dikenal luas dengan sapaan Wak Jon atau Marsianus Joni dikabarkan sempat mengalami gangguan kesehatan serius berupa stroke yang menyebabkan sebagian tubuhnya mengalami kelumpuhan.
Menurut keterangan yang diterima KDK, kondisi tersebut terjadi setelah dirinya kembali dari Jakarta usai memperjuangkan berbagai aspirasi dan hak-hak masyarakat Dayak. Dalam upaya pemulihan, keluarga kemudian melaksanakan ritual adat Balenggang pada Minggu (7/6) malam hingga Senin dini hari di kampung halamannya di kecamatan Tayan Hulu.
Melalui ritual tersebut, Marsianus Joni juga memperoleh nama baru secara adat, yakni Rangga Lingga. Ia meminta kepada rekan-rekan dan sahabat yang mengenalnya untuk mulai menggunakan nama tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap proses adat yang telah dijalankan.
“Bagi kawan-kawan di Kalimantan maupun di luar daerah yang dahulu mengenal saya sebagai M. Joni atau Wak Jon, kini saya telah menggunakan nama Rangga Lingga. Mohon dukungan dan partisipasinya,” ungkapnya.
Pelaksanaan ritual Balenggang tersebut turut melibatkan keluarga besar dengan pengorbanan adat berupa seekor babi seberat sekitar 40 kilogram sebagai bagian dari prosesi yang dijalankan.
Saat ini Rangga Lingga masih dalam proses pemulihan kesehatan dan berharap doa serta dukungan dari masyarakat Dayak maupun sahabat-sahabatnya di berbagai daerah.