
KDK News – Warga Desa Bancoh, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, digegerkan dengan penemuan seorang ibu berinisial SR bersama dua anaknya dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (19/7/2026).
Peristiwa tragis tersebut menyita perhatian publik setelah beredar berbagai informasi di media sosial, termasuk dugaan persoalan rumah tangga, isu perselingkuhan, hingga rekaman suara yang diduga merupakan pesan terakhir korban. Namun, hingga kini seluruh informasi tersebut masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama kejadian.
Dilansir dari Pontianak Post, Kapolsek Sungai Tebelian, Ipda Aprianus Sabari Tampe, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan sementara masih mengarah pada dugaan ibu tersebut mengakhiri hidupnya setelah diduga menyebabkan kematian kedua anaknya. Meski demikian, polisi menegaskan belum menemukan bukti yang menguatkan isu perselingkuhan yang ramai beredar di media sosial.
Kepolisian menyatakan keterangan para saksi maupun keluarga hingga saat ini belum mengarah pada dugaan tersebut. Aparat masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan motif dan kronologi secara utuh.
Sementara itu, rekaman suara yang diduga dibuat sebelum kejadian juga tengah didalami penyidik. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu hasil penyelidikan resmi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental dan perlunya dukungan bagi mereka yang sedang menghadapi tekanan hidup. Jika seseorang menunjukkan tanda-tanda mengalami krisis emosional, dukungan dari keluarga, teman, maupun tenaga profesional dapat menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya tragedi serupa.
