
MEMPAWAH, KDK NEWS – Ratusan sopir yang tergabung dalam Aliansi Supir Kabupaten Mempawah kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Mempawah. Aksi ini merupakan lanjutan dari penyampaian aspirasi sebelumnya terkait sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar.
Dalam aksi tersebut, para pengemudi meminta Pemerintah Kabupaten Mempawah mengambil langkah tegas terhadap dugaan praktik pelangsiran solar dan berbagai aktivitas yang dinilai menghambat distribusi BBM bersubsidi. Mereka menilai penyaluran solar harus lebih adil, transparan, dan tepat sasaran agar dapat dinikmati oleh sopir yang benar-benar membutuhkan untuk menunjang aktivitas kerja mereka.
Menanggapi tuntutan massa, Bupati Mempawah, Erlina, menyatakan akan segera memanggil pengelola SPBU serta pihak-pihak terkait untuk melakukan evaluasi terhadap mekanisme pendistribusian solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Mempawah.
Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperbaiki sistem penyaluran BBM bersubsidi sehingga tidak lagi menimbulkan keluhan di masyarakat, khususnya kalangan sopir angkutan yang menggantungkan usahanya pada ketersediaan solar subsidi.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan aman, tertib, serta kondusif hingga massa membubarkan diri.