
Pernyataan tegas disampaikan oleh Prabowo Subianto terkait penggunaan anggaran di tingkat daerah. Dalam sebuah forum pembahasan bersama sejumlah pejabat, Presiden menyoroti masih adanya belanja daerah yang dinilai tidak produktif dan kurang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ia secara khusus menyinggung pengadaan mobil dinas dengan nilai mencapai Rp8 miliar yang dianggap tidak sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran.
Menurutnya, dana publik seharusnya difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.Prabowo menegaskan pentingnya perubahan pola pikir para kepala daerah dalam mengelola keuangan.
Ia meminta agar setiap rupiah dari anggaran daerah benar-benar digunakan untuk program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi rakyat.Selain itu, Presiden juga mengingatkan bahwa transparansi dan akuntabilitas harus menjadi dasar utama dalam setiap kebijakan pengeluaran.
Pemerintah pusat, kata dia, akan terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi pemborosan anggaran di daerah.Pernyataan ini pun memicu perhatian publik dan menjadi perbincangan luas, terutama terkait urgensi efisiensi belanja pemerintah di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.