
Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sosok Tirta Siregar. Konten kreator yang dikenal dengan unggahan bernuansa “ramalan” ini kembali viral setelah serangkaian pernyataannya dikaitkan dengan kejadian nyata.
Semua bermula dari unggahan 21 April 2026 tentang “ular besi” yang kemudian ramai dikaitkan dengan kecelakaan KRL di Bekasi Timur pada 27 April. Video tersebut mendadak diserbu warganet dan membuat akun Instagramnya menjadi sorotan luas.
Belum reda, pada 29 April 2026, Tirta kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Ia menyebut akan ada dua kapal yang tenggelam. “Yang satu agak besar, yang satu agak kecil,” ucapnya. Pernyataan itu langsung memicu spekulasi liar di media sosial.
Puncaknya terjadi pada 1 Mei 2026. Dalam unggahan terbarunya, Tirta mengaku telah “melihat” selama tiga hari adanya potensi bencana besar di Jawa Barat. Ia bahkan memperingatkan soal pergerakan tanah yang bisa menimbun suatu wilayah dan meminta pihak terkait bersiap.
Tak lama berselang di hari yang sama, longsor besar benar-benar terjadi di kawasan proyek PLTA Upper Cisokan, Kabupaten Bandung Barat, sekitar pukul 14.00 WIB akibat hujan ekstrem yang mengguyur area tersebut.
Rangkaian kejadian ini membuat publik terbelah. Sebagian netizen meyakini unggahan Tirta sebagai “peringatan”, sementara lainnya menilai hal itu sekadar kebetulan yang dibesar-besarkan.
Dikenal sebagai kreator konten sekaligus eksekutif produser film, Tirta Siregar memang kerap membagikan konten yang berkaitan dengan intuisi, spiritualitas, hingga peringatan akan potensi kejadian tertentu.
Di tengah pro dan kontra yang terus memanas, satu hal yang pasti: nama Tirta Siregar kini kembali mendominasi perbincangan publik.