
PONTIANAK — Proses evakuasi korban helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara di Kabupaten Sekadau memasuki tahap lanjutan. Seluruh korban dipastikan telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) oleh tim gabungan SAR yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan unsur terkait lainnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan helikopter Caracal menuju Bandara Supadio Pontianak. Proses pemindahan berlangsung bertahap dengan pengawalan ketat, melibatkan personel Yon Parako 466 Pasgat serta Basarnas untuk memastikan penanganan berjalan aman dan terkoordinasi.
Danyon Parako 466 Pasgat, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda, S.A.P., menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah kelancaran evakuasi serta pengamanan material atau serpihan helikopter dari lokasi kejadian di kawasan Bukit Puntak, Kecamatan Nanga Taman.
Sebelumnya, korban berhasil ditemukan oleh tim SAR darat setelah operasi pencarian intensif di wilayah tersebut. Kondisi medan dan cuaca menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.
Hingga saat ini, operasi SAR masih terus dilanjutkan untuk memastikan seluruh rangkaian penanganan pascakecelakaan berjalan tuntas dan sesuai prosedur.