
SINTANG, KDK NEWS – Warga Kampung Ampuk, Desa Ratu Damai, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, mengeluhkan belum tersedianya aliran listrik PLN hingga saat ini.
Seorang warga yang menghubungi KDK News pada Minggu malam (2/8/2026) menyampaikan bahwa Kampung Ampuk dihuni sekitar 53 kepala keluarga (KK) yang hingga kini belum menikmati layanan listrik dari PLN.
Ia menjelaskan, Desa Ratu Damai terdiri dari empat kampung. Namun, baru satu kampung yang telah teraliri listrik PLN, sedangkan tiga kampung lainnya, termasuk Kampung Ampuk, masih belum mendapatkan akses listrik.
Untuk memenuhi kebutuhan penerangan dan listrik sehari-hari, sebagian besar warga mengandalkan panel surya, sementara sebagian lainnya menggunakan mesin diesel (genset) milik pribadi. Kondisi tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat secara optimal karena keterbatasan daya dan biaya operasional yang cukup tinggi.
Warga berharap pemerintah bersama PT PLN dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut agar pemerataan akses listrik segera terwujud di Desa Ratu Damai. Menurut mereka, kehadiran listrik PLN sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
“Kami berharap pemerintah dan PLN dapat memberikan perhatian agar desa kami segera mendapatkan akses listrik seperti daerah lainnya,” ungkap warga.
Hingga berita ini diterbitkan, KDK News masih berupaya mengonfirmasi pihak PT PLN dan pemerintah daerah terkait rencana pembangunan jaringan listrik menuju tiga kampung yang hingga kini belum teraliri listrik di Desa Ratu Damai, Kecamatan Ketungau Hilir.
