
MELAWI, KDK NEWS – Warga Kabupaten Melawi dihebohkan dengan munculnya tayangan video tidak senonoh pada videotron milik Pemerintah Kabupaten Melawi yang berada di kawasan Bundaran Nanga Pinoh atau dikenal sebagai kawasan Tugu Naruto, ruas Jalan KM 3 Nanga Pinoh, pada Senin (27/7/2026).
Peristiwa tersebut dengan cepat menjadi viral di media sosial setelah sejumlah warga merekam dan membagikan video yang memperlihatkan tayangan tidak pantas muncul di layar informasi publik tersebut. Kejadian itu pun memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Menanggapi insiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Melawi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pemerintah mengindikasikan adanya akses tidak sah (peretasan) terhadap sistem pengelolaan videotron, sehingga konten yang ditampilkan bukan berasal dari materi resmi pemerintah.
Pemerintah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Melawi segera mengambil langkah cepat dengan menghentikan penayangan videotron, mengamankan akun pengelola, mengganti akses sistem, melakukan pemeriksaan konfigurasi perangkat, serta berkoordinasi dengan penyedia layanan untuk menelusuri penyebab kejadian tersebut. Investigasi terhadap log sistem juga masih berlangsung guna memastikan kronologi dan metode akses yang digunakan.
Pemkab Melawi juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat keamanan sistem informasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab hingga proses investigasi selesai.
Insiden ini menjadi perhatian luas karena videotron tersebut merupakan media informasi publik milik pemerintah yang berada di salah satu titik strategis di ibu kota Kabupaten Melawi. Hingga berita ini diterbitkan, proses penelusuran terhadap dugaan peretasan masih terus dilakukan oleh pihak terkait.
