
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca nasional yang berlaku selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Januari 2026. Dalam rilis resmi InfoBMKG, Kalimantan Barat menjadi salah satu provinsi yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena masuk dalam level Siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Direktorat Meteorologi Publik BMKG menyebutkan, hujan dengan intensitas tinggi berpotensi disertai angin kencang dan petir yang dapat memicu banjir, tanah longsor, serta genangan di wilayah rawan. Selain Kalimantan Barat, beberapa provinsi lain di Indonesia juga masuk kategori siaga, namun masyarakat Kalbar diminta memberi perhatian khusus mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat Kalimantan Barat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di daerah aliran sungai, wilayah dataran rendah, serta kawasan perbukitan. Warga juga diminta terus memantau informasi cuaca terkini melalui website resmi BMKG dan aplikasi InfoBMKG.
BMKG menegaskan, kesiapsiagaan dan respon cepat masyarakat menjadi kunci dalam mengurangi risiko bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.