
PONTIANAK — Pawai display budaya dalam rangka Event Naik Dango ke-3 yang diselenggarakan oleh Dewan Adat Dayak Kota Pontianak digelar pada Minggu (20/4), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan budaya Dayak di Kota Pontianak.
Pawai dimulai dari Rumah Betang di Jalan Sutoyo, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan protokol, yakni Jalan Ahmad Yani, Jalan Veteran, Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, Gang Sultan Lelanang, Jalan St. Abdurahman, dan finis di Rumah Radakng
Jalan Sutan Syahrir. Total jarak yang ditempuh peserta diperkirakan mencapai 6,35 kilometer.
Rute tersebut dipilih untuk memberikan ruang atraksi budaya yang maksimal sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Dayak kepada masyarakat luas di pusat Kota Pontianak. Sepanjang jalur pawai, peserta akan menampilkan berbagai ornamen adat, tarian tradisional, hingga simbol-simbol kearifan lokal.
Panitia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung, mengingat beberapa ruas jalan akan mengalami kepadatan. Warga juga diharapkan dapat turut menjaga ketertiban dan keamanan demi kelancaran acara.
Event Naik Dango sendiri merupakan tradisi adat sebagai ungkapan syukur atas hasil panen, yang kini dikemas dalam bentuk festival budaya untuk memperkuat identitas serta mempererat persatuan masyarakat Dayak di Kalimantan Barat.