
PONTIANAK, KDK NEWS — Seorang remaja berinisial A.P.R. (15) menjadi korban pembacokan di kawasan Jalan Karet, arah Nipah Kuning, Kecamatan Pontianak Barat, pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok pada tangan kanan dan bahu kiri. Saat ini, A.P.R. tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga tidak sempat melakukan perlawanan saat kejadian. Ia disebut dijemput dan diminta datang ke lokasi, sementara sejumlah orang telah menunggu di tempat tersebut. Dari belasan orang yang diduga berada di lokasi, satu orang disebut melakukan pembacokan.
Pada Sabtu (3/10/2026), keluarga korban bersama Iyen Bagago, Ketua Umum DPP Organisasi Mangkok Merah Kalimantan Barat (MMKB), mendatangi Polsek Pontianak Barat untuk melaporkan kejadian tersebut.

Iyen Bagago menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
“Sekarang korbannya berada di RS Santo Antonius Pontianak. Kita sudah menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke Polsek Barat dan Polresta Pontianak,” ungkap Iyen.
Ia juga mengimbau masyarakat Kalimantan Barat agar tetap tenang, tidak mengambil tindakan sendiri, serta mempercayakan proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
“Untuk itu, saya minta kepada warga Kalimantan Barat, tolong kita percayakan saja pada proses hukum. Jangan main hakim sendiri dan kita harus patuh kepada hukum,” tegasnya.
Sementara itu, ibu korban berharap kasus tersebut segera ditangani secara serius, pelaku dapat segera ditangkap, dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi perhatian keluarga dan masyarakat, mengingat korban masih berusia 15 tahun. Keluarga berharap A.P.R. segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
KDK News akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang konfirmasi bagi pihak kepolisian maupun pihak-pihak terkait demi pemberitaan yang berimbang.