
KDK News | Kalbar — Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat menunjukkan respons cepat dalam operasi pencarian helikopter PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak. Lokasi jatuhnya helikopter akhirnya berhasil ditemukan di kawasan Bukit Puntak, Desa Nanga Taman, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kamis (16/04/2026).
Peristiwa ini bermula saat Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pontianak menerima laporan dari AirNav pada pukul 10.40 WIB. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pada pukul 08.39 WIB, helikopter milik PT Matthew Air Nusantara dengan rute Melawi – Kubu Raya mengalami kecelakaan dan hilang kontak.

Merespons informasi tersebut, Satbrimob Polda Kalbar bersama unsur gabungan yang terdiri dari Polres Sekadau, Basarnas Sintang, BPBD Sintang, Koramil 1204-15/Sekadau Hilir, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya helikopter.

Medan berat berupa perbukitan dan hutan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Namun, setelah upaya intensif, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan titik lokasi jatuhnya helikopter di kawasan Bukit Puntak.

Di lokasi kejadian, tim menemukan seluruh penumpang dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi pun segera disiapkan untuk selanjutnya menyerahkan korban kepada pihak keluarga masing-masing.
Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti kesigapan dan profesionalisme Satbrimob Polda Kalbar dalam menjalankan tugas kemanusiaan, sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana dan kecelakaan.

Melalui peristiwa ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan siap siaga dalam menjaga keselamatan serta memberikan bantuan kepada masyarakat di berbagai situasi darurat.
KDK News akan terus memantau perkembangan proses evakuasi di lapangan.