
Konten kreator Rizky Kabah kembali menjadi sorotan publik setelah unggahan videonya mengenai suku Dayak menuai kritik dan dianggap menyinggung. Menanggapi hujatan tersebut, Rizky menyampaikan klarifikasinya melalui sebuah video yang diunggah ke media sosial TikTok.
Seperti dilaporkan sebelumnya, Rizky Kabah memposting video pada 7 Juli 2025 yang menyebut bahwa Rumah Radakng adalah tempat tinggal dukun sakti dan bahwa suku Dayak sangat menganut ilmu hitam. Pernyataan tersebut langsung menuai reaksi keras dari masyarakat karena dinilai keliru dan berpotensi menyesatkan. Di akhir video tersebut, Rizky juga menampilkan iklan endorse produk kosmetik bermerek GMEELAN.
Dalam klarifikasinya, Rizky menegaskan bahwa video yang ia buat bersumber dari literatur resmi dan kunjungan langsung ke Museum Kalimantan Barat. Ia menyebut memiliki bukti dokumentasi saat berada di galeri yang menampilkan sejarah perdukunan Dayak.
“Gue tidak menyebarkan hoax ya, sama sekali tidak. Gue ngomong sesuai fakta. Literasi nomor satu. Gue cari tahu dulu sejarahnya, baru gue bikin konten,” ujar Rizky.
Rizky juga menjelaskan soal pernyataannya mengenai Rumah Radakng. Menurutnya, Rumah Radakng asli berada di pedalaman Kalimantan dan difungsikan sebagai rumah adat bagi kepala suku sekaligus tempat perlindungan masyarakat. Sedangkan Rumah Radakng yang ada di kota, kata Rizky, lebih ditujukan sebagai ikon pariwisata.
Selain itu, ia menegaskan bahwa konten yang dibuatnya dalam bentuk video endorse telah melalui proses skrip (storyline) yang disusun berdasarkan brief dari brand. Skrip tersebut, lanjut Rizky, diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada unsur sarkas, ujaran kebencian, maupun informasi yang menyesatkan sebelum videonya disetujui dan diunggah.
Rizky menolak anggapan bahwa dirinya telah menghina suku Dayak. Ia menegaskan justru sebaliknya, dalam video tersebut ia menyelipkan pujian terhadap perempuan Dayak yang dikenal cantik dan memiliki tradisi kecantikan alami sejak dahulu.
“So, poin dari video ini gue tidak akan minta maaf. Karena gue tidak bersalah. Di video itu tidak ada unsur menghina. Malah gue mengedukasi,” tegasnya.
Di akhir klarifikasinya, Rizky meminta agar masyarakat tidak mudah melakukan hujatan tanpa mencari tahu kebenaran informasi terlebih dahulu. Ia juga menyatakan tidak ingin kehidupannya diganggu dengan aksi pelaporan akun media sosial miliknya.