
Nunukan, Kalimantan Utara — Sebuah pesawat kargo pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pelita Air Service dilaporkan jatuh dan terbakar di kawasan Pa’ Betung, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kamis (19/2/2026) siang.
Pesawat jenis Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA itu mengangkut BBM program BBM Satu Harga dan hanya diawaki satu orang pilot. Pesawat lepas landas dari Bandara Long Bawan menuju Tarakan sekitar pukul 12.10 WITA.

Sekitar 10 menit setelah mengudara, pesawat mengirimkan sinyal darurat sebelum akhirnya jatuh di kawasan perbukitan Pa’ Betung. Warga dan aparat TNI bersama tim SAR langsung melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian yang memiliki medan sangat terjal dan sulit dijangkau.
Camat Krayan Timur, Lianthoni, membenarkan pesawat ditemukan dalam kondisi terbakar hebat. Pilot dinyatakan meninggal dunia dan jenazah dievakuasi ke Puskesmas Long Bawan.
Komandan Lanud Anang Busra Tarakan, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, menyampaikan bahwa cuaca buruk diduga menjadi faktor utama penyebab kecelakaan. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh KNKT bersama pihak maskapai.
Pelita Air Service menyatakan pesawat tersebut tidak membawa penumpang maupun awak kabin, dan murni menjalankan misi distribusi BBM ke wilayah perbatasan.
Proses investigasi terus berlangsung guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Sumber:
ANTARA News
KompasTV