
Pontianak – Sebuah gebrakan baru dalam pelestarian budaya lokal kembali hadir di wilayah Pontianak Utara. Rencana pembangunan Rumah Adat Radakng Samilik kini resmi diperkenalkan ke publik dengan desain yang memadukan nilai tradisional dan sentuhan modern.
Dalam konsep yang ditampilkan, bangunan ini tidak hanya sekadar rumah adat biasa. Mulai dari gerbang masuk yang megah, desain rumah tampak samping, depan, hingga belakang, semuanya dirancang dengan ciri khas budaya Dayak yang kental. Ornamen ukiran dan bentuk panggung tinggi menjadi simbol filosofi kehidupan masyarakat setempat.
Tak hanya itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan area hijau Bukit Rel Pontianak Utara, yang direncanakan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat dan wisatawan. Suasana alami dipadukan dengan nilai budaya diharapkan mampu menciptakan destinasi yang unik dan berdaya tarik tinggi.
Yang paling mencuri perhatian adalah rencana pembangunan patung Burung Enggang di halaman depan. Burung Enggang sendiri dikenal sebagai simbol kehormatan dan kebesaran dalam budaya Dayak, sehingga kehadirannya akan memperkuat identitas kawasan tersebut.
Berlokasi di Jl. Panca Bakti, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, proyek ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan budaya sekaligus destinasi wisata baru di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Masyarakat menyambut positif rencana ini. Banyak yang berharap pembangunan Rumah Adat Radakng Samilik dapat menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.