
LANDAK — Warga Dusun Semugih, Desa Lingkonong, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, kembali menyuarakan keluhan dan desakan kepada pemerintah daerah setempat untuk segera merevitalisasi jembatan penghubung antar dusun di wilayah mereka. Kondisi infrastruktur penyeberangan berbahan dasar kayu tersebut saat ini dinilai amat memprihatinkan, membahayakan para pengendara, serta rentan ambruk
Kekhawatiran dan keresahan masyarakat kian memuncak menyusul insiden terbaru yang dialami oleh seorang warga. Dalam rekaman video amatir yang beredar, tampak sejumlah warga bergotong-royong mencoba mengevakuasi sebuah sepeda motor yang terperosok ke celah papan jembatan yang lapuk dan patah. Kejadian ini menjadi sinyal bahaya yang nyata bagi setiap orang yang terpaksa melintasinya setiap hari
Padahal, jembatan kayu tersebut memegang peranan yang sangat vital sebagai urat nadi transportasi dan jalur perekonomian utama bagi warga Dusun Semugih dan sekitarnya. Fasilitas ini diandalkan sehari-hari oleh anak-anak untuk pergi ke sekolah, para pekerja menuju tempat aktivitas, serta para petani yang hendak mendistribusikan dan mengangkut hasil perkebunan demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.
Mirisnya, berdasarkan penuturan masyarakat setempat, jembatan vital ini sudah hampir 10 tahun tidak pernah tersentuh program perbaikan maupun pembangunan resmi dari pemerintah. Selama satu dekade terakhir, warga hanya mengandalkan perbaikan secara swadaya dengan menambal papan atau kayu seadanya. Namun, perbaikan mandiri tersebut memiliki daya tahan yang sangat terbatas dan tidak mampu menahan beban kendaraan secara optimal. Bahkan, buruknya kondisi jembatan tercatat telah menyebabkan sedikitnya dua kali kecelakaan yang menimpa warga.
Luapan dan peningkatan debit air sungai ketika musim penghujan dikhawatirkan dapat menghanyutkan struktur jembatan hingga memutus total akses transportasi antar dusun. Jika akses tersebut terputus, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga dipastikan akan lumpuh total.
Atas dasar pertimbangan keselamatan dan kelangsungan hidup masyarakat, warga Dusun Semugih sangat berharap pemerintah Kabupaten Landak beserta instansi terkait dapat segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan. Warga menantikan langkah konkret berupa pembangunan atau rekonstruksi permanen agar jembatan tersebut dapat dilalui dengan layak, aman, dan tanpa rasa cemas.