
LANDAK – Seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia diduga akibat tersengat arus listrik (kesetrum) saat menggunakan telepon genggam yang sedang diisi daya. Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026, di Dusun Kunyit, Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Informasi mengenai kejadian tersebut beredar luas di grup WhatsApp dan media sosial Facebook sejak hari ini. Dalam unggahan yang beredar, korban disebut sedang bermain ponsel sambil mengisi daya sebelum akhirnya ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di dalam rumah.
Berdasarkan foto yang beredar, terlihat korban terbaring di lantai dengan kabel pengisi daya masih terhubung ke ponsel. Unggahan tersebut juga disertai peringatan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan perangkat elektronik, khususnya ponsel yang sedang diisi daya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai kronologi pasti kejadian maupun hasil pemeriksaan medis terhadap korban. KDK News masih berupaya menghimpun informasi lanjutan untuk memastikan kebenaran penyebab kematian tersebut.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan informasi awal yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial Facebook. Perkembangan selanjutnya akan diperbarui setelah ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.
Informasi Tambahan:
Berdasarkan informasi lanjutan yang diterima redaksi, korban bukan sedang bermain ponsel, melainkan mengisi daya ponsel di atas tempat tidur. Disebutkan bahwa korban kemudian tertidur, sementara ponsel yang sedang diisi daya diduga tertindih tubuh korban, sehingga berpotensi memicu panas berlebih atau aliran listrik berbahaya.
Informasi ini masih bersumber dari keterangan yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Masyarakat diimbau agar tidak mengisi daya ponsel di atas tempat tidur demi menghindari risiko serupa.
Informasi Tambahan:
Berdasarkan informasi lanjutan yang diterima, korban bukan sedang bermain ponsel, melainkan mengisi daya ponsel di atas tempat tidur. Disebutkan bahwa korban kemudian tertidur, sementara ponsel yang sedang diisi daya diduga tertindih tubuh korban, sehingga berpotensi memicu panas berlebih atau aliran listrik berbahaya.