
PONTIANAK – Di tengah naiknya debit air Sungai Kapuas dan Sungai Landak yang menyebabkan banjir di sejumlah titik Kota Pontianak, media sosial dipenuhi berbagai gambar hasil rekayasa AI (Artificial Intelligence). Konten tersebut menjadi viral dan mencuri perhatian masyarakat, mulai dari adegan fiktif Ultraman bertarung dengan monster raksasa di tengah sungai hingga kemunculan buaya yang digambarkan memasuki rumah warga.

Dua gambar yang paling banyak dibagikan menampilkan Ultraman—karakter fiksi populer—bertarung melawan monster besar mirip reptil raksasa di area Jembatan Kapuas dan Jembatan Landak. Dalam salah satu foto, Ultraman tampak menahan serangan monster dengan cahaya biru di tengah derasnya arus Sungai Kapuas, sementara jembatan besi di belakangnya tampak seolah rusak akibat pertempuran.

Pada foto lain, Ultraman dan monster terlihat bertarung di antara dua bentang Jembatan Landak, dengan air sungai bergolak seakan terguncang oleh benturan dua makhluk raksasa. Visual fantastis dan dramatis membuat foto-foto ini cepat menjadi hiburan dan bahan candaan warganet.

Tak hanya itu, media sosial juga diramaikan oleh sebuah gambar—juga diduga hasil AI—yang memperlihatkan seekor buaya masuk ke dalam rumah penduduk akibat banjir. Foto tersebut menggambarkan suasana rumah yang tergenang air, dan seekor buaya besar tampak berada di ruang tamu, menciptakan kesan seolah banjir membawa satwa liar ke lingkungan warga. Meski gambar tersebut tidak nyata, banyak warganet sempat mengira kejadian itu benar-benar terjadi.

Fenomena ini menunjukkan tingginya kreativitas masyarakat dalam membuat konten digital, khususnya saat menghadapi situasi tegang seperti banjir. Namun, beberapa warganet mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati dalam membedakan mana informasi hiburan dan mana yang benar-benar terkait keselamatan.

BMKG Kalbar mengimbau warga untuk terus mengikuti informasi resmi mengenai kondisi cuaca, mengingat curah hujan masih tinggi dan arus sungai berpotensi kembali meningkat.
Di tengah bencana, kehadiran konten AI ini menjadi hiburan alternatif—meski tetap menuntut kewaspadaan agar tidak menimbulkan misinformasi di masyarakat.