
SAMBAS, 11 November 2025 — Warga Dusun Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, dikejutkan oleh temuan tak lazim pada proyek pemasangan tiang listrik yang baru selesai sekitar sepekan lalu. Pasalnya, di dalam coran tiang tersebut ditemukan buah kelapa, yang diduga digunakan sebagai pengganti sebagian material beton.
Keretakan yang muncul di beberapa tiang membuat warga curiga akan kualitas pengerjaan proyek tersebut. Setelah dilakukan pengecekan secara langsung, warga mendapati adanya buah kelapa di dalam struktur beton tiang listrik — temuan yang sontak memicu kemarahan masyarakat.
“Ini pekerjaan asal jadi! Kalau tiang ini roboh dan menimpa orang atau kabel listrik, siapa yang akan bertanggung jawab?” ujar salah seorang warga dengan nada geram.
Temuan ini menimbulkan dugaan bahwa pihak pelaksana proyek sengaja mengurangi volume campuran beton demi menekan biaya. Praktik semacam ini jelas mencederai prinsip keselamatan publik dan berpotensi menimbulkan bahaya besar, mengingat tiang listrik yang tidak kokoh bisa roboh kapan saja serta menimbulkan risiko korsleting listrik.
Warga kini mendesak agar pihak berwenang — termasuk kontraktor pelaksana, pengawas proyek, dan instansi teknis terkait — segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Mereka juga menuntut agar tiang yang cacat konstruksi segera diperbaiki dan pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan ditindak tegas.
“Keselamatan masyarakat tidak bisa dinegosiasikan, apalagi dikorbankan demi keuntungan sesaat,” tegas salah satu tokoh warga.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan proyek infrastruktur yang dikerjakan tanpa mengindahkan standar mutu dan keselamatan, sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak agar transparansi dan pengawasan proyek publik diperketat.